Selasa, 19 April 2016

Aku tidak akan menyerah

Saat pertama aku menatap wajah mu, kala itu seperti menatap indah nya langit biru yg selalu cerah dengan di hiasi awan-awan putih di sekitar nya. Banyak harapan yg ku genggam saat itu.

Aku paham bahwa dirimu datang terlalu jauh. Untuk menuju ke tempat dimana kau berada,berapa jarak yg harus ku tempuh?

Tidak akan pernah aku menyerah akan harapan yg ku genggam untuk mu yg jauh disana. Walaupun cuaca menghadang ku, aku akan terus berjalan untuk menemui dirimu.

Berharap kau pun sedang berjalan untuk menemui ku disini. Bahkan saat aku membutuhkan ruang untuk melakukan navigasi, aku akan menunggu mu dengan sabar sampai kita bertemu nanti.

Malam pun aku akan tetap berjalan, saat bintang terbakar bahkan sebagian jatuh ke bumi aku tidak akan pernah menyerah! Mungkin ini cobaan yg bisa ku pelajari suatu hari nanti.

Aku ingin jadi seseorang yang berjalan begitu mudah...
Aku di sini untuk tinggal dan membuat perbedaan yang aku bisa...
Perbedaan kita, mereka sering mengajari kita cara menggunakannya...
Alat dan hadiah yang kita dapatkan, kita mempertaruhkan banyak hal...

Dan pada akhirnya, kau masih temanku setidaknya kita bermaksud begitu. Bagi kita untuk bekerja, kita tidak hancur, kita tidak terbakar. Kita harus belajar cara menekuk tanpa membuat dunia runtuh. Aku harus pelajari yang aku miliki, dan yang bukan diriku, dan diriku.

Baiklah, aku tidak akan menyerah terhadap diri kita. Tuhan mengetahui bahwa aku cukup kuat. Ada banyak hal yang harus kita pelajari. Tuhan mengetahui bahwa kita pantas untuk saling menjalin kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar